ActionSA Known as For SAPS & The Minister Of Residence Affairs To Relook The Launch Of An Alleged Slumlord » Ubetoo

ActionSA Called For SAPS & The Minister Of Home Affairs To Relook The Release Of An Alleged Slumlord

ActionSA, sebuah partai politik Afrika Selatan, menyebut pembebasan seorang tuan tanah kumuh yang diduga, seorang warga negara asing yang tidak berdokumen, tidak rasional. Individu yang dituduh melakukan intimidasi dan pelecehan, juga diduga telah membajak beberapa gedung di Primrose, Ekurhuleni.

Kontroversi bermula ketika Patricia Khoza, seorang warga Germiston, mengungkap orang sebenarnya di balik pembajakan gedung di dalam dan sekitar kawasan tersebut. Khoza ditangkap atas tuduhan kerusakan properti setelah melaporkan pemiliknya, yang dikatakan berada di balik banyak bangunan yang dibajak di Germiston.

Pada hari Rabu, setelah mengetahui pembebasan pemilik rumah, presiden ActionSA Herman Mashaba mengatakan pembebasan tersangka pelakunya akan membahayakan nyawa pelapor. Dia menyatakan, “Pembebasannya membahayakan Nona Patricia Khoza, yang melaporkannya. Ini adalah kebiadaban, menghargai bahwa pria ini adalah risiko penerbangan yang potensial dan dapat melarikan diri dari negara tanpa terdeteksi karena dia berada di sini secara ilegal pada contoh pertama.

Pada saat itu, “The Star” melaporkan bahwa setelah tuan tanah, yang merupakan warga negara asing yang tidak berdokumen, ditangkap, dia membuka kasus kerusakan properti terhadap Khoza, yang juga ditangkap. Pemimpin ActionSA mengatakan pihaknya telah menulis kepada SAPS serta Menteri Dalam Negeri Aaron Motsoaledi untuk menyampaikan keprihatinannya atas pembebasan warga negara Nigeria tersebut.

Mashaba mengatakan ini menunjukkan ketidakmampuan dan ketidaktertarikan SAPS dalam menangani masalah ini dengan serius, menambahkan bahwa ActionSA juga telah mengajukan pengaduan ke Direktorat Investigasi Polisi Independen (Ipid) atas perlakuan buruk yang diterima Khoza di tangan SAPS.

“Ini sekali lagi menyoroti unsur-unsur nakal yang ada di dalam SAPS dan yang dipengaruhi oleh unsur-unsur ilegal, di mana pengadu yang telah mengajukan tuntutan pelecehan dan intimidasi terhadap penjajah ilegal pada gilirannya dituntut dan ditangkap,” kata Mashaba.

Mashaba berkata bahwa pengacara ActionSA dapat mengamankan pembebasan Khoza; namun, pembebasan pria itu dari tahanan membuatnya rentan terhadap serangan dan ancaman. Situasi ini adalah contoh nyata bagaimana sistem gagal melindungi warga negara dan malah menempatkan mereka dalam risiko. Pembebasan tersangka slumlord, yang juga warga negara asing tanpa dokumen, menimbulkan pertanyaan serius tentang kebijakan imigrasi negara dan kemampuan polisi untuk secara efektif menangani kasus tersebut.

Pembebasan tersangka slumlord, seorang warga negara asing yang tidak berdokumen, yang dituduh membajak bangunan di dalam dan sekitar Germiston, mendapat kritik keras dari ActionSA. Partai tersebut telah menyuarakan keprihatinan atas keselamatan pelapor, Patricia Khoza, dan potensi risiko penerbangan individu tersebut. ActionSA telah menyurati South African Police Service (SAPS) dan Menteri Dalam Negeri untuk menyampaikan keprihatinannya dan meminta agar masalah ini segera ditangani. Kasus ini menyoroti perlunya sistem yang lebih efektif untuk melindungi warga negara dan kebutuhan untuk mengatasi masalah imigrasi ilegal di negara tersebut.

Author: Samuel Butler